TULISAN DALAM BLOG INI, JUGA DAPAT DIBACA DI:

14 May 2009

Sebuah Konsep Yang Menjadi Pegangan Hidupku

"BUTUH KEBERANIAN DAN NYALI UNTUK MENENTUKAN YANG TERBAIK BAGI DIRI SENDIRI"

YASSER ARAFAT AMIRUDDIN

(Laskar Pendidikan Tanpa Batas, Berjihad Mencerdaskan Kehidupan
Bangsa, Berjuang Menghentikan Pemasungan Anak Negeri)

PENGUMUMAN JPPB 2009 UNHAS

Sebanyak 80% Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Maniangpajo yang diusul pada
JPPB 2009 pada Universitas Hasanuddin dinyatakan diterima. Dari 10
orang yang diusul, 8 orang diantaranya dinyatakan diterima sbb:

Idarahayu
(Keperawatan)

Asrori Muhofi
(Kesehatan Masyarakat)

Juslina
(Gizi)

Muhammad Aris
(Teknik Perkapalan)

Muhammad Yunus
(Teknik Elektro)

Nurikhfa
(Ilmu Komunikasi)

Indo Esa
(Akuntansi)

St. Nurhalisah
(Farmasi)

13 May 2009

Lintas Kampus Cemara

SMA NEGERI 1 MANIANGPAJO PERTAHANKAN GELAR OLYMPIADE KOMPUTER YANG
KETIGA KALINYA

Meski tanpa sarana dan prasarana, akhirnya SMA Negeri 1 Maniangpajo
berhasil mempertahankan gelar Juara I Olympiade Komputer setelah
mengalahkan peserta lain dari Kabupaten Wajo. prestasi tersebut
semakin membanggakan setelah dinobatkan dirangking 27 Tk. Provinsi
Sulawesi Selatan bersama dengan peserta lain dari seluruh kabupaten di
Sulawesi Selatan

"Tahun ini paling spesial. gelar tersebut dipertahankan oleh orang
yang sama yakni Hikma Handayani", ungkap Yasser Arafat yang ditunjuk
sebagai pembimbing Olympiade Komputer di SMA Negeri 1 Maniangpajo.
i"ni adalah gelar yang ketiga kalinya". ungkapnya lagi.

Sementara itu, Juara II Tk. Kabupaten Wajo adalah Zulkifli Akmar dari
SMA Negeri 2 Sengkang. "Dia juga termasuk orang yang saya bimbing.
Alhamdulillah dua orang anak bimbingan saya lolos ke tingkat propinsi"
Lanjut Yasser

DATA PRESTASI SMA NEGERI 1 MANIANGPAJO
BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)

Juara Harapan III Lomba Cerdas Cermat Tiga Mata Pelajaran (Komputer,
Bahasa Inggris dan Akuntansi) Tahun 2001. Peserta: Andi Ardiani,
Ernawati Ahmad, Yasser Arafat

Juara I Lomba Ketangkasan Komputer tahun 2003. Peserta: Asmarani,
Ahmad Junaedi. Pembimbing: Yasser Arafat

Juara I Olympiade Komputer Tk. Kabupaten Wajo (Mewakili Kabupaten Wajo
pada Olympiade Komputer Tk. Provinsi Sul-Sel) Tahun 2004. Peserta:
Ahmad Junaedi, Pembimbing: Yasser Arafat

Juara II Lomba Mata Pelajaran Komputer Tahun 2004. Peserta: Ahmad
Junaedi, Pembimbing: Yasser Arafat

Juara I Olympiade Komputer Tk. Kabupaten Wajo (Juara 17 Seleksi
Olympiade Komputer Tk. Provinsi Sul-Sel) Tahun 2008. Peserta: Hikma
Handayani, Pembimbing: Yasser Arafat

Juara I Olympiade Komputer Tk. Kabupaten Wajo (Juara 27 Seleksi
Olympiade Komputer Tk. Provinsi Sul-Sel) Tahun 2009. Peserta : Hikma
Handayani, Pembimbing: Yasser Arafat

06 May 2009

Lintas Kampus Cemara

PERAYAAN 17 BELAS TAHUN SMA NEGERI 1 MANIANGPAJO DIHADIRI KEPALA
CABANG DINAS PENDIDIKAN MANIANGPAJO YANG BARU

Perayaan Hari Jadi SMA Negeri 1 Maniangpajo diperingati secara meriah
di halaman Kampus Cemara SMA Negeri 1 Maniangpajo, Selasa (5/5)
kemarin dihadiri oleh Tripika Maniangpajo, Kepala Cabang Dinas
Pendidikan Kecamatan Maniangpajo, Komite SMA Negeri 1 Maniangpajo,
Kepala Sekolah dan undangan lainnya. Serangkaian acara dilaksanakan
untuk menyemarakkan kegiatan tersebut, diataranya pelaksanaan pentas
seni yang diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Maniangpajo.

Kepala SMA Negeri 1 Maniangpajo, Drs. Jamade. M.Si. dalam sambutannya
menyampaikan bahwa pelaksanaan pentas seni merupakan kalender tahunan
yang dilaksanakan mulai tahun 2009 ini untuk memeriahkan perayaan 17
tahun SMA Negeri 1 Maniangpajo. Selain itu, puncak acara ini juga
dirangkaikan dengan pelepasan kelas XII yang telah mengikuti Ujian
Nasional 2009.

Lanjut suami Dra. Hasnah ini, pihaknya optimis meluluskan 100% peserta
ujian nasional 2009. Dalam pengakuannya berbagai upaya telah dilakukan
mulai dari pelaksanaan les sore sejak semester ganjil, membentuk
kelompok belajar malam, hingga mengutus dua orang Pembina yakni Dra.
Fatmawati dan Yasser Arafat, S.Pd. mengikuti bedah Ujian Nasional Tk.
Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar. Hasilnya, "setelah ujian
nasional, Pembina mewawancarai siswa, Alhamdulillah mereka optimis dan
mengaku mampu menjawab soal minimal 75%. Sehingga kami dari pihak
sekolah juga optimis jika siswa kami lulus 100%" akunya.

Sementara itu, Ketua Komite SMA Negeri 1 Maniangpajo, Drs. Syamsul
Bakhri, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pembina SMA Negeri
1 Maniangpajo, atas jerih payahnya membimbing siswa-siswi di sekolah
tersebut. Hanya saja sayangnya acara tersebut tidak dihadiri oleh
pejabat dari Kabupaten Wajo, sehingga Syamsul berharap kedepan, pihak
sekolah mengundang pejabat teras Kabupaten Wajo. "kalau perlu, kita
hadirkan Pak Bupati di sekolah ini" harapnya

Ditempat yang sama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan
Maniangpajo, Drs. Jabir P, mengaku tidak dapat memberikan sambutan
secara optimal, karena dirinya baru menjabat Kacabdin di Maniangpajo
selama 2 minggu. Namun hubungan emosional dirinya dengan SMA Negeri 1
Maniangpajo sudah ada dirinya menjabat sebagai pengawas mata pelajaran
Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo.

Lain halnya Camat Maniangpajo yang diwakili oleh A. Alam Hasanuddin,
S.Sos. dirinya mengajak peserta ujian nasional 2009 ini yang nantinya
menjadi alumni SMA Negeri 1 Maniangpajo tetap melanjutkan pendidikan,
namun jika tidak mampu, Alam mengusulkan agar meraka terlibat dalam
dunia kewirausahaan untuk mengembangkan nama baik Kecamatan
Maniangpajo.

Dalam acara ramah tamah tersebut, juga dipertontonkan opera "17 tahun
SMA Negeri 1 Maniangpajo" yang disutradarai oleh Pembina SMA Negeri
Maniangpajo, Yasser Arafat AMP dan dimainkan oleh 50 siswa-siswi
terbaik SMA Negeri 1 Maniangpajo. Dalam opera tersebut, jelas terlihat
sejarah perjalanan SMA Negeri 1 Maniangpajo sejak dibentuk Yayasan
Pendidikan Maniangpajo pada tahun 1985 hingga umur 17 tahun SMA Negeri
1 Maniangpajo.

Yasser menjelaskan bahwa umur 17 tahun SMA Negeri 1 Maniangpajo memang
dihitung sejak tahun 1992 sebab pada tahun tersebut SMA Swasta
Anabanua dinegerikan melalui surat keputusan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan RI. Namun, SMA Negeri 1 Maniangpajo sekarang ini tidak
boleh dipisahkan dengan peran Yayasan Pendidikan Maniangpajo yang
berusah payah membentuk instansi pendidikan di Kecamatan Maniangpajo.

Menanggapi opera tersebut, Sekretaris Yayasan Pendidikan Maniangpajo
H. Abdul Karim Alif, BA merasa salut setelah melihat pementasan
tersebut. "Salut. . saya tadi menitikkan air mata karena terharu. .."
kata Sekretaris PWI Perwakilan Wajo itu melalui SMS

Pemandangan lain yang terlihat pada acara tersebut, SMA Negeri 1
Maniangpajo banjir air mata. Yasser Arafat harus meninggalkan SMA
Negeri 1 Maniangpajo setelah ditempatkan di sekolah lain melalui SK
Bupati Wajo Nomor: 813 – 205. Rangkulan Kepala SMA Negeri 1
Maniangpajo kepada guru yang mendapat sertifikat internasional dari
Microsoft Cooperation sebagai teacher innovation 2008, membuat
siswa-siswi SMA Negeri 1 Maniangpajo yang menyaksikan adegan tersebut
larut dalam kesedihan. Spontan siswa-siswi SMA Negeri 1 Maniangpajo
mengajak guru yang juga finish diurutan ke-7 pemilihan guru favorit
dan professional Tk. Sulawesi Selatan dan Barat ini untuk foto
bersama. Untuk kenangan terakhir kilah beberapa siswa.

Beberapa siswapun meminta supaya Yasser tetap di SMA Negeri 1
Maniangpajo. Menanggapi hal tersebut Yasser berkilah "ini amanah
Negara. Do'a-kan saja semoga saya bisa mengemban amanah sebagai laskar
pendidikan tanpa batas yang berjihad mencerdaskan kehidupan bangsa.
Raga saya boleh ada di sekolah lain, tapi jiwa saya tetap ada di SMA
Negeri 1 Maniangpajo" ungkapnya memberikan semangat.

Kabar Politik

PESAN Dr. Ir. Hj. ANDI YULIANI PARIS, M.Sc
KEPADA MASYARAKAT WAJO

Yasser A. Amiruddin

Selasa, 28 April 2009, pukul 20.44 Wita, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani
Paris, M.Sc., Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional
Periode 2004-2009, yang juga calon anggota legislatif PAN nomor urut 1
daerah pemilihan Sulawesi Selatan II (Bone, Sinjai, Bulukumba, Wajo,
Soppeng, Pare Pare, Barru, Pangkep dan Maros) menelepon penulis dan
sempat berkomunikasi selama 02:53 menit

Dalam pembicaraan singkat tersebut, Ibu Andi Yuli menyampaikan ucapan
terima kasihnya kepada masyarakat Kabupaten Wajo yang telah memilihnya
pada pemilu legislatif 9 April 2009 yang lalu. Ibu Yuli juga
menitipkan pesan kepada penulis agar, mengajak masyarakat untuk
memanjatkan do'a, semoga turun mujizat sehingga kecurangan politik
yang dilakukan pesaingnya dapat terbongkar, sehingga peluang beliau
untuk kembali duduk di DPR/MPR RI tidak ada kendala.

Dari pengakuannya, usaha protes yang dilayangkan kepada KPUD Wajo dan
KPUD Bone seakan sia-sia. Komplain yang dilakukannya tidak ditanggapi
oleh lembaga penyelenggara pemilu tersebut. "mungkin ada apa-apanya"
katanya. Beliaupun kembali berpesan kepada Warga Kecamatan Maniangpajo
terkhusus kepada Warga SMA Negeri 1 Maniangpajo terutama bagi pemilih
pemulanya supaya kedepan pintar-pintar memilih wakil rakyat. "Warga
Wajo mestinya diwakili oleh orang yang mengetahui karakter orang Wajo,
dan yang mengetahui karakter tersebut adalah orang Wajo sendiri"
demikian pesan tersirat yang penulis dapatkan dari pembicaraan singkat
tersebut.

Berdasarkan rekapitulasi suara sementara caleg DPR RI PAN Daerah
Pemilihan Sul-Sel II (Fajar, edisi 27 April 2009: 27), suara PAN
sebanyak 121.381. Dari suara tersebut, 36.169 suara adalah milik Dr.
Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc., sekaligus menempatkannya diurutan
kedua. Urutan pertama ditempati oleh pendatang baru Andi Taufan Tiro,
ST. dengan 38.421 suara.

Namun, semuanya masih bisa berubah.
Kemenangan pasti tetap berada di pihak yang benar. Allahu Akbar

***
Maniangpajo tanpa wakil
Kabar memilukan juga datang dari perebutan Sembilan kursi DPRD
Kabupaten Wajo di Daerah Pemilihan Wajo III (Tanasitolo, Maniangpajo,
Gilireng, Belawa). Arman, SE (HANURA); Parenrengi (PKPB); Surahman
Landeng (PKPB); Andi Tadjang (GERINDRA); Muhammad Bakri (GERINDRA);
Nurfaidah, S.KM (PKS); Drs. Andi Bau Bakti Werang (PDK); H. Bachri
Langke (GOLKAR/Incumbent); Abd. Azis, SH (PBB); Normah, BA (PBB);
Efendi Sentere, SE. (PBR); dan Drs. Andi Darwin (DEMOKRAT) adalah
deretan beberapa nama caleg asal Kecamatan Maniangpajo. Sayangnya,
meski memiliki suara terbanyak di Maniangpajo, tetapi belum mampu
membawa mereka duduk dikursi empuknya DPRD Kabupaten Wajo. Praktis,
Kecamatan Maniangpajo kehilangan wakil putra asli Kecamatan
Maniangpajo.

Harapan sedikit terobati setelah Ir. Doddy Krisbiantoro Amiruddin
(PAN) hampir dipastikan bertahan di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Putra Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Prof.DR.H. Ahmad Amiruddin ini
unggul 404 suara dari pesaingnya Ir. Selle KS Dalle yang juga
bertarung di daerah pemilihan Sulawesi Selatan V (Bone, Soppeng,
Wajo). Doddy mengumpulkan 11.679 suara dengan perincian di Wajo
mendapat 6.504 suara, di Bone 3.655 suara dan di Soppeng 1.502 suara.
Selain itu, Drs. Akbar Faizal, M.Si. (HANURA) putra daerah juga hampir
dipastikan menuju ke senayan.

Lantas bagaimana bagi calon senator yang bertarung memeroleh kursi
DPD? Dua putra daerah Kabupaten Wajo Andi Ardiansyah dan AM. Iqbal
Parewangi juga menunggu keajaiban. Andi Ardiansyah untuk sementara
berada di posisi ke-5, sementara AM. Iqbal Parewangi untuk sementara
harus puas di posisi ke-9. (Ysr)

Massappa Werekkada